Menghadapi Demonstran, Kepolisian Semestinya Profesional Dan Humanis

Politik  KAMIS, 26 SEPTEMBER 2019 , 10:03:00 WIB | LAPORAN: NANANG YUDI

Menghadapi Demonstran, Kepolisian Semestinya Profesional Dan Humanis

Demo mahasiswa di Jakarta/Net

RMOLJabar. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) semestinya dalam menghadapi demonstrasi mahasiswa harus dengan penanganan yang profesional, elegan dan humanis. Karena yang berunjuk rasa itu para intelektual muda dan generasi penerus yang kedepannya bakal jadi pemimpin bangsa.

Demikian dikatakan Ketua Presedium Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) Tasikmalaya, Abdul Haris, Kamis (26/9).

Haris menyayangkan sikap aparat Kepolisian yang melakukan pengamanan dengan cara kekerasan sehingga banyak korban luka. Semestinya para mahasiswa tersebut dijaga karena mereka berpikir dan berteriak untuk kepentingan bangsa.

"Menangani unjuk rasa mahasiswa tidak perlu dengan cara kekerasan apalagi sampai harus luka-luka, cukup pengamanan demonstran mahasiswa dengan yang lebih persuasif," harapnya.

Aparat Kepolisian, kata Haris, dalam mengatasinya harus dengan cara yang lebih logis dan rasional tidak dengan kekerasan. Kecuali ada indikasi akan merugikan kepentingan negara dan merusak fasilitas umum.

"Para mahasiswa sudah seharusnnya dijaga, masa depan mereka adalah masa depan bangsa ini, tidak harus dengan cara kekerasan tetapi langkah profesional aparat kepolisian, elegan serta humanis," pungkasnya. [gan]

Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00