Jalan Leucir Di Purwakarta Capai 84 Persen

Pemerintahan  SABTU, 28 SEPTEMBER 2019 , 07:18:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Jalan Leucir Di Purwakarta Capai 84 Persen

perbaikan jalan di Purwakarta/RMOLJabar

RMOLJabar. Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Purwakarta melansir, persentase jalan mantap di wilayah tersebut sudah mencapai 84,10 persen.

Total panjang jalan di kabupaten yang dipimpin Bupati Anne Ratna Mustikan ini mencapai 728,94 kilometer.

Dari jalan sepanjang itu, 556,079 kilometer merupakan kategori jalan berlapis aspal. Kemudian, jalan kategori beton mencapai 134,710 kilometer dan 28,135 kilometer dalam kondisi masih kerikil.

"Artinya, sudah tidak ada jalan tanah di wilayah kami. Adapun untuk yang masih kerikil, hingga kini masih dalam proses finishing," ujar Kepala DBMP Kabupaten Purwakarta, Budi Supriyadi pada agenda Rakornis TMMD 106 di Makodim 0619 Purwakarta, Jumat (27/9).

Menurutnya, pada tahun 2008 lalu, Purwakarta memiliki persentase ruas jalan mantap sebesar 62,2 persen atau sepanjang 447 Kilometer dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 728,94 kilometer.

"Persentase kemantapan jalan ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Hingga akhir 2018 kemarin, jalan mantap di wilayah kami mencapai 84,10 persen," kata Budi.

Dia katakan berikutnya, sejak Sepuluh tahun terakhir, Purwakarta terus berbenah, pembangunan fasilitas umum dan infrastruktur terus dilakukan tiada henti. Saat ini, persoalan infrastruktur khususnya jalan nyaris rampung 100 persen.

"Bahkan hingga ke pelosok desa pun, Pemkab telah melakukan pembenahan jalan bagi masyarakat. Pemkab menjamin jalan yang berstatus kabupaten hampir seluruhnya telah berlapis aspal hitam. Selain itu, kondisi jalan pun dibuat lebih lebar dari sebelumnya," tuturnya.

"Dalam konteks mengistimewakan masyarakat, seperti yang diisyaratkan oleh Bupati Purwakarta, infrastruktur merupakan hal penting yang jadi prioritas dalam pembangunan wilayah," kata Budi.

Selain itu, tambah Budi, salah satu faktor yang menjadikan pesatnya pembangunan infrastruktur di wilayah ini adalah karena adanya keterlibatan unsur TNI sejak tahun 2015 lalu. Peran TNI khususnya dari Angkatan Darat cukup besar dalam pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Dalam catatannya, ada tiga kegiatan yang pengerjaannya dilakukan institusi keamanan negara itu. Yakni, melalui program Karya Bakti TNI, BSMSS dan TMMD.Untuk pembangunan jalan melalui Karya Bakti, itu mencapai 22 kilometer, lalu melalui BSMSS sepanjang 7 kilometer, serta 10,85 melalui program TMMD.

"Yang paling terasa sekali, yakni saat pembangunan dan pembukaan jalur lingkar barat yang menghubungkan dengan beberapa kabupaten tetangga. Itu di 2015 sampai 2017, yakni melalui Karya Bakti skala besar. Total panjang jalan yang pembangunannya dibantu unsur TNI ada sekitar 22 kilometer," kata Budi.

Adapun Jalur alternatif Lingkar Barat ini, terbentang dari mulai Kecamatan Babakan Cikao-Jatiluhur-Sukasari dan Maniis. Jalur ini terhubung dengan beberapa kabupaten tetangga, di antaranya Kabupaten Karawang, Cianjur, Bogor, dan Bekasi.

Masih dalam Rakornis TMMD 106, Dandim 0619 Purwakarta, Letkol Arm Yogi Nugroho menuturkan, untuk TMMD ke 106 yang pra pelaksanaannya sudah dimulai sejak pertengahan September 2019 lalu. Prajurit TNI AD dari Kodim 0619 Purwakarta dan unsur masyarakat lainnya akan melakukan pembangunan jalan penghubung di Desa Cisaat Kecamatan Campaka dan Desa Parungsari Kecamatan Cibatu sepanjang 650 meter.

"Pra TMMD 106 sudah sejak pertengahan September ini. Pelaksanaannya dimulai pada 2 Oktober hingga 31 November 2019. Kami akan membangun dan pengecoran jalan sepanjang 650 meter, termasuk pelebarannya menjadi 4 meter. Kemudian, gorong-gorong dan TPT," demikian Dandim.[son]



Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00