Cetak Generasi Muda Berkarakter Dengan Jabar Masagi

Pendidikan  SENIN, 30 SEPTEMBER 2019 , 11:31:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Cetak Generasi Muda Berkarakter Dengan Jabar Masagi

Gubernur Jabar Ridwan Kamil/RMOLJabar

RMOLJabar. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, pendidikan karakter menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jabar saat ini. Sebab, untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, hebat di bidang akademik saja tidak cukup.

"Pintar saja tidak cukup, harus dilengkapi kekuatan akhlak, kekuatan spiritualitas, kekuatan fisik yang kita sebut dengan Jabar Masagi," ucap Emil, sapaan akrabnya, saat menutup Bimtek Fase I untuk Siswa, Guru, Manajemen, dan Komite Sekolah Jabar Masagi di Lembang, Kab. Bandung Barat, Senin (30/9).

Jabar Masagi merupakan program yang bertujuan menguatkan fondasi generasi muda di Jabar dengan nilai-nilai pendidikan karakter. Hal itu diwujudkan dengan mengembalikan pendidikan budi pekerti yang berdampak pada perilaku sosial. Yang mana nilai-nilai kearifan lokal Jabar menjadi dasarnya.

Dengan Jabar Masagi, generasi muda diharapkan dapat menjadi manusia berbudaya. Manusia berbudaya ini memiliki kemampuan untuk bisa belajar merasakan (surti/rasa), belajar memahami (harti/karsa), belajar melakukan (bukti), belajar hidup bersama (bakti/dumadi nyata).

"Insyaallah dengan kesiapan ini, maka anak-anak Jawa Barat adalah anak-anak yang siap menghadapi persaingan global di masa depan," katanya.

Menurutnya, Jabar Masagi menjadi salah satu program prioritas guna mewujudkan visi Jabar Juara Lahir dan Batin. Sebab, lewat Jabar Masagi, Pemprov Jabar berupaya menyeimbangkan pembangunan lahiriah dengan batiniah.

Emil pun optimis Jabar Masagi dapat melahirkan SDM berkualitas dan kompetitif yang menjadi salah satu syarat guna menatap Indonesia Emas 2045.

"Jadi, mari sambut Indonesia Emas negara adidaya 2045 melalui siapnya anak-anak kita lahir batin, mengerti resiko dan tantangan industri 4.0, mengerti bagaimana menangkal berita bohong atau hoaks, mengerti bagaimana membangun peradaban yang cinta budaya, cinta agama, cinta lingkungan sosial budaya, dan sebagainya," tuturnya.

"Jabar Masagi adalah modal. Hebat di bidang akademik saja tidak cukup, kita selamatkan Indonesia melalui generasi baru yang lebih berkarakter, yang lebih siap, yang lebih Pancasilais, menghargai toleransi, menghargai perbedaan, menghargai keberagaman, dan menjadi bangsa Juara Lahir Batin," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Prov. Jabar Dewi Sartika mengatakan, peserta Bimtek Fase I Jabar Masagi sebanyak 420 orang yang berasal dari 21 SMA/SMK di Jabar. Peserta terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Bimtek digelar selama tiga hari pada 27-29 September 2019.

"Tujuan bimtek ini adalah untuk meningkatkan kapasitas siswa, guru, komite sekolah, dan manajemen sekolah akan pendidikan karakter yang berbasis budaya Jabar, khususnya di 21 SMA/SMK di tersebut," tandasnya. [yud]

Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA