Literasi Dan Tabayyun Solusi Tangkal Hoaks

Ragam  SELASA, 01 OKTOBER 2019 , 18:42:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Literasi Dan Tabayyun Solusi Tangkal Hoaks

Obsatar Sinaga dan Atalia Praratya/Ist

RMOLJabar. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil mengimbau kepada seluruh masyarakat Jabar, khususnya perempuan, untuk menjadi garda terdepan mencegah berita bohong atau hoaks. Pasalnya, perempuan merupakan sumber informasi dalam keluarga.

"Karena perempuan adalah sumber informasi dalam keluarga. Anak-anak menanyakan satu dan hal lainnya kepada orang tua, termasuk ibu. Sehingga informasi terbaik itu harus dari orang tuanya," ucap Atalia saat memberikan kuliah umum 'Hoaks, Sosial Media, dan Perempuan dalam Revolusi Industri 4.0' di Universitas Widyatama, Kota Bandung, baru-baru ini.

Menurutnya, perempuan terutama ibu-ibu, memiliki peran penting dalam pemberian informasi yang akurat untuk anak-anak. Salah satu perannya adalah meningkatkan literasi keluarga.

"Peran itulah yang akan menjadi tembok penghalang hoaks dalam keluarga," ungkapnya.

Atalia menambahkan, perempuan harus ikut andil menyaring hoaks. Dengan begitu, informasi yang beredar dalam keluarga sudah dikonfirmasi kebenarannya.

"Kita harus banyak membuka literasi seluas-luasnya karena literasi itu bukan hanya membaca dan menulis, tapi bagaimana kita mendengar, bagaimana kita memaknai sebuah kata, bagaimana kita mencerna juga itu adalah bagian dari literasi," katanya.

"Untuk itu, saya berharap litersi di Indonesia khususnya di Jawa Barat ini terus ditingkatkan supaya kita betul-betul bisa menjadi generasi pembelajar. Generasi pembelajar tentu bisa tahan terkait hoaks," tambahnya.

Sementara itu, Rektor Widiyatama Obsatar Sinaga menilai, berita hoaks yang saat ini sedang marak beredar di masyarakat terjadi karena kurangnya tabayyun.

"Konsepnya tadi tabayyun, jadi kalau ada informasi kita harus tabayyun," ucap Sinaga.

Menurutnya, ada tiga tahap proses tabayyun untuk mencegah beredarnya hoax.

"Tabayun itu cek dulu pertama, bener apa nggak, kedua bermanfaat atau nggak, ketiga perlu dishare atau nggak," katanya.

Selain itu, lanjut Sinaga, konsep tabayyun dalam Islam yakni jangan percaya perkataan atau berita yang belum terbukti kebenarannya.

"Kalau itu kan dalam Islam ada tabayun, jadi jangan dulu percaya deh kalau masih ada omongan yang sifatnya yang ngejelekin orang dan lain-lain," tandasnya. [gan]

Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA