Buruh Tegaskan Aksinya Tidak Berkaitan Dengan Pelantikan Presiden

Ragam  KAMIS, 03 OKTOBER 2019 , 00:17:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Buruh Tegaskan Aksinya Tidak Berkaitan Dengan Pelantikan Presiden

Aksi Buruh di depan Gedung Sate/RMOLJabar

RMOLJabar. Ketua Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Mesin dan Komponen (FSPMI) Purwakarta Ade Supyani menegaskan, aksi buruh di depan Gedung Sate Kota Bandung, tidak ada hubungannya dengan pelantikan presiden dan wakil presiden.

Hal itu disampaikan Ade saat ditemui di lokasi aksi buruh di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (2/10)

Menurutnya, buruh akan fokus kepada tuntutan mengenai isu ketenagakerjaan. Diantaranya, menolak revisi UU 13 tahun 2003, menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan, menagih revisi PP nomor 78 tahun 2015.

"Kita ga ada hubungannya dengan politik itu saya gamau terlibat termasuk dalam pembicaraan bagaimana supaya diundur dan dibatalkan. Kita fokus ketenagakerjaan," ucap Ade.

Lebih lanjut, Ade mengungkapkan, siapapun yang dilantik menjadi presiden, buruh akan mendukung. Namun dengan syarat, tuntutan yang diinginkan buruh dapat dipenuhi oleh pemerintah.

"Ga ada kita mau menahan Pak Jokowi mau dilantik atau kita melakukan apa gitu kan ga ada," ujar Ade.

Saat disinggung terkait pemilihan waktu aksi. Ade menyebutkan, aksi kali ini bertepatan dengan sudah dilantiknya anggota DPR-RI yang baru. Oleh karena itu, dirinya berharap rekan-rekan yang berada di Jakarta dapat menyampaikan tuntutan kepada DPR RI yang baru agar mereka dapat serius menanggapi tuntutan.

"Kenapa kita hari ini? Karena yang saya tau DPR RI sudah dilantik harapan saya buat rekan-rekan kita di Jakarta bisa menyampaikan kepada DPR RI yang baru bisa serius menanggapi atau memikirkan apa yang kami sampaikan hari ini," pungkasnya. [yud]


Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA