Festival Budaya Dan Ekonomi Malaysia-Indonesia Hadirkan 300 Investor

Ekbis  SENIN, 07 OKTOBER 2019 , 15:11:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

Festival Budaya Dan Ekonomi Malaysia-Indonesia Hadirkan 300 Investor

Konferensi pers Festival Budaya dan Ekonomi/RMOLJabar

RMOLJabar. Event Internasional Festival Budaya dan Ekonomi Malaysia-Indonesia, yang berlangsung selama tiga hari (4-6 Oktober) di Hotel Aryaduta Bandung, berhasil menghadirkan sekitar 300 investor.

Festival tersebut merupakan program sister dari Malaysia yang melingkupi Negeri Perlis, Pulau Pinang, Sarawak, Malaka, dan Perlis bersama Pemerintah Kabupaten/Kota di Indonesia seperti Provinsi Jawa Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Bangka Belitung dan Bengkulu.

"300 calon investor di antaranya 150 dari Malaysia dan sisanya dari Indonesia, pelbagai peluang investasi yang bisa dikerjasamakan dengan Jawa Barat adalah dalam investasi perhotelan, pertanian dan juga perdagangan antara negara," kata Ketua Pengarah Malindo MBCC Asia, Profesor Dato' Sri Dr. Alex Ong, di Aryaduta Bandung, Senin (7/10).

"Sejak dianjurkan acara pada 2003, kami telah berhasil memanfaatkan kepada lebih 30.000 pengusaha serta orang orang kenamaan asli Indonesia dan Malaysia," kata  Dato' Sri Dr. Alex Ong.

Hubungan baik ini juga terjalin kerana keakraban antara kedua pemimpin negara yaitu Perdana Menteri Malaysia dan Presiden Indonesia sehingga membuka luar peluang investasi serta perdagangan antara negara serumpun ini.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir tokoh pengusaha sekaligus Politikus Fahmi Idris. Menurutnya Festival Budaya dan Ekonomi Malaysia-Indonesia sangat berarti bagi Indonesia khususnya Jawa Barat.

"Sebab terbuka kesempatan masing-masing dunia usaha baik Indonesia Malaysia menjalani hubungan kerja sama khususnya investasi, Indonesia khususnya Jabar banyak sekali kesempatan bisnis yang terbuka," kata Fahmi.

Dalam kesempatan itu Malindo juga memberikan penghargaan kepada tetamu senior dari Indonesia yang hadir seperti Fahmi Idris, Staf Khusus Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia Gus Wahid, Mantan Dubes untuk Qatar Deddy Saidul Hadi dan pemerintah provinsi yang hadir sama seperti Sumatera Barat, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan tentunya Jawa Barat. [gan]

Komentar Pembaca