Menanti Wacana PDAM Pasok Air Ke Cirebon Dari Jati Gede

Politik  RABU, 09 OKTOBER 2019 , 09:09:00 WIB | LAPORAN: YON MARYONO

Menanti Wacana PDAM Pasok Air Ke Cirebon Dari Jati Gede

Ilustrasi/Net

RMOLJabar. Masyarakat Kota Cirebon mulai merasakan dampak musim kemarau panjang. Mata air di sumur-sumur bor milik warga kering kerontang.

Een Rusmiyati, anggota legislator Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Cirebon, mengakui masalah air memang sampai saat ini belum semua terakomodir, seperti halnya di wilayah Kelurahan Argasunya khususnya di  RW 10 Jumbleng Karang Anyar dan di Kelurahan Kalijaga.

"Kami berharap Pemkot Cirebon untuk memprioritaskan warga Kecamatan Harjamukti yang tidak mendapatkan air bersih, agar ada realisasi secepatnya dibuatkannya sumur bor artesis buat air bersih," kata Een Rusmiyati kepada Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (9/10) .

Lebih lanjut, kata Een, ketika dirinya bertugas di Komisi II, telah berusaha memperjuangkan aspirasi masyarakat, dengan meminta pihak PDAM Kota Cirebon merencanakan adanya saluran pipa PDAM.

"Sebelum pindah ke Komisi II, kami sudah minta agar PDAM membuat jaringan pipa baru dari Jati Gede, di mana nantinya bisa mengakomodir air bersih untuk wilayah yang belum terakmodir pelayanan air dari PDAM," ungkap politisi Partai Hanura Kota Cirebon, tersebut.

Saat ini, imbuhnya, sedang dibangun sumur artesis di Kelurahan Argasunya, RW 8 Kopi Luhur, RW 9 Cibogo, RW 05  Kedung Krisik Utara. Pasalnya wilayah ini mengalami kekeringan, sekarang di tambah Kelurahan Kali Jaga.

"Semoga apa yg direncanakan oleh Direktur PDAM Kota Cirebon dapat terealisasikan secepatnya dan betul-betul memperjuangkan, sehingga masyarakat Kota Cirebon tidak lagi kekurangan air untuk kebutuhan air bersih (MCK)," ujarnya.

"Saya sudah pindah di Komisi 1, jadi saya tidak mengikuti lagi sampai dimana pembahasan perencanaan PDAM dari Jati Gede," demikian Een.

Sebelumnya, Ketua RT 05 di Perumahan Taman Kalijaga, Indra (44), mengeluhkan, kesulitan air bersih akibat kemarau panjang tahun ini yang sangat dirasakan oleh warga yang bermukim di Perumahan Taman Kalijaga Permai Kota Cirebon.

"Kemarau tahun ini, sangat ekstrim, hampir semua sumur bor kering kerontang," kata Indra, Selasa (8/10).

Ia mengatakan, sudah berkali kali meminta jaringan pipa PDAM pada pihak Pemerintah Daerah Kota Cirebon, namun selalu ditolak. Dengan alasan, air dari PDAM tidak bisa dialirkan ke rumah rumah milik warga.

"Pengajuan pipanisasi PDAM selalu kandas, alasannya karena pasokan air dari hulu sudah sangat terbatas," ujar Ketua RT, tersebut. [gan]

Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00