Pemkot Bandung Implementasikan 5 Kunci untuk Mempertahankan Status Kota Sehat

Pemerintahan  RABU, 09 OKTOBER 2019 , 16:21:00 WIB | LAPORAN: TANTI SUGIHARTI

Pemkot Bandung Implementasikan 5 Kunci untuk Mempertahankan Status Kota Sehat

Yana Mulyana dan Siti Mumtamah Oded/RMOLJabar

RMOLJabar. Pemerintah Kota Bandung kembali mendapatkan predikat Kota Sehat Swasta Saba Wistara. Tahun ini merupakan tahun keempat, sebelumnya Kota Bandung sudah tiga kali berturut-turut meraih predikat Swasta Saba Wistara yakni pada 2016, 2017 dan 2018.

Swasta Saba Wistara merupakan level tertinggi penghargaan untuk kota sehat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Penghargaan tersebut merupakan salah satu indikator kinerja pemerintah daerah dalam bidang kesehatan. Untuk itu Pemerintah Kota Bandung bertekad mempertahankan predikat kota sehat Swasta Saba Wistara pada 2019.

Namun mempertahankan lebih sulit daripada merebut. Oleh karena itu, tugas semua pemangku kepentingan untuk mempertahankan Swasti Saba Wistara,” kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat menerima tim verifikasi Kabupaten Kota sehat di Auditorium Balai Kota, Jalan Wastukancana, Selasa (8/10).

Yana mengungkapkan, Swasta Saba Wistara termasuk penghargaan pemerintah dengan penilaian yang cukup rumit, lantaran menyentuh banyak aspek. Dengan bobot indikator tersebut wajar apabila penghargaan ini menjadi bergengsi bagi pemerintah daerah.

Untuk mencapai predikat Swasti Saba Wistara paling tidak harus memenuhi aspek penilaian permukiman, sarana dan prasarana sehat, perkantoran dan industri sehat, lalu lintas dan pelayanan transportasi, pariwisata sehat, ketahanan pangan, dan lain-lain,” jelasnya.

Untuk itu, Yana meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan aparat kewilayahan di lingkungan Pemkot Bandung untuk mendukung beragam upaya menciptakan tatanan yang baik guna menciptakan kota sehat.

Saya menggarisbawahi setidaknya ada lima kata kunci mempertahankan Swasti Saba Wistara, yaitu perencanaan, partisipasi publik, pemberdayaan  masyarakat,  koordinasi, serta integrasi. Lima aspek inilah yang saya dorong agar diimplementasikan di semua lini,” pinta Yana.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Kabupaten Kota Sehat Tingkat Pusat, Nugroho mengungkapkan, kedatangannya bersama tim penilai hanya untuk memastikan berbagai upaya dari Pemkot Bandung berjalan dengan lancar.

Kedatangan kami ke sini ingin menyaksikan hal yang sudah banyak diperbuat oleh Kota Bandung. Saya yakin dari tujuh tatana  itu sudah mentok. Jadi tidak ada lagi tatanan yang dilakukan oleh kabupaten kota,” ucap Nugroho.

Menurutnya,  untuk mewujudkan kota sehat ini bukan hanya persoalan kesehatan semata. Sebagian besar pengaruh yang memberikan dampak besar justru datang dari luar bidang kesehatan.

Dengan tujuh tatanan yang sudah diambil Kota Bandung, kita berharap lingkungan itu kondusif. Karena pelaksanaan tujuh tatanan ini melibatkan seluruh stakeholder. Sebagian besar perannya itu justru di luar kesehatan,” katanya.

Keseriusan Pemkot Bandung dalam menjadikan kota sehat ini diwujudkan dengan terbentuknya Forum Bandung Sehat (FBS). Forum ini menjadi garda terdepan dalam mendorong upaya pemerintah di bidang kesehatan.

Ketua FBS, Siti Muntamah Oded mengatakan, forum yang dipimpinnya menjadi fasilitator untuk menjadikan Kota Bandung sebagai kota sehat.

Kita juga siap berkolaborasi demi terwujudnya visi Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera dan agamis. Kita mendorong dan berpartisipasi aktif dalam melakukan berbagai upaya bersama Pemkot Bandung,” kata Siti. [son]

Komentar Pembaca
Erick Thohir Cocok Jadi Menpora

Erick Thohir Cocok Jadi Menpora

SELASA, 15 OKTOBER 2019 , 15:25:33

KPK Tangkap Tangan Bupati Indramayu

KPK Tangkap Tangan Bupati Indramayu

SELASA, 15 OKTOBER 2019 , 13:45:26

Gibran, Pemuda Dengan Tulang Punggung yang Muda Membungkuk
Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad