KABUPATEN BANDUNG BARAT

Pengerjaan Proyek Infrastruktur 2019 Kacau, Umbara Sentil Kontraktor Nakal

Politik  RABU, 09 OKTOBER 2019 , 18:43:00 WIB | LAPORAN: ALVIN ISKANDAR

Pengerjaan Proyek Infrastruktur 2019 Kacau, Umbara Sentil Kontraktor Nakal

Aa Umbara Memeriksa Sendiri Kualitas Pekerjaan Proyek Infrastruktur di KBB/RMOLJabar

RMOLJabar. Bupati Kabupaten Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna sentil kontraktor nakal pemenang tender proyek infrastruktur tahun 2019.

Pasalnya, dalam pengerjaannya dinilai sangat buruk. Bahkan, bahan baku yang digunakan pembangunan pun diprediksi kualitasnya rendah.

Salah satu yang disoroti adalah pembangunan kirmir dipelataran Masjid Agung Ash-Shidiq di area perkantoran Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang dianggap bupati kualitas pekerjaannya sangat buruk.

"Kalau seperti ini, saya khawatir tidak akan bertahan lama dan diprediksi akan ambrol jika musim hujan datang. Pokoknya proyek ini harus dibongkar dan kontraktor wajib memperbaiki kualitas pekerjaannya," kata Umbara di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Rabu (9/10).

Mirisnya, kontraktor pemenang tender tersebut menjual pekerjaannya ke sub kontraktor lainnya, sehingga kualitas pekerjaan dikurangi dan jauh dari kualitas standar konstruksi.

"Ini pengerjaan proyek disekitar pusat pemerintahan saja seperti ini, apalagi pekerjaan-pekerjaan lain di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan. Kalau begini harus ada pengawasan lebih ketat," ungkapnya.

Tak ingin kasus serupa terjadi, Umbara menegaskan, pihaknya akan melakukan pemantauan proses pembangunan infrastruktur dan akan turun langsung meninjau proyek-proyek pembangunan di pelosok daerah.

"Proyek ini menggunakan uang rakyat, manfaatnya akan dirasakan rakyat. Jangan sampai sudah dibangun malah rusak, sebab yang disalahkan pasti saya juga," bebernya.

Umbara menambahkan, kedepan kontraktor pemenang tender melakukan pengerjaan proyek sendiri dan tidak menjual tender proyek ke sub kontraktor lainnya. Dia pun meminta instansi terkait memperketat pengawasan dilingkungan internal.

"Semuanya harus dipantau dan memang (pengawasan) harus lebih ditingkatkan lagi untuk menghindari para kontraktor nakal," tandasnya.[son]

Komentar Pembaca