Tak Mau Aksi Mahasiswa Ditunggangi Penumpang Gelap, KNPI Gelar Mimbar Pemuda

Politik  KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 10:35:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD IRFAN

Tak Mau Aksi Mahasiswa Ditunggangi Penumpang Gelap, KNPI Gelar Mimbar Pemuda

Mimpar Pemuda KNPI Jabar/RMOLJabar

RMOLJabar. Gerakan mahasiswa itu harus memiliki basis pengetahuan yang cukup kuat akan materi apa yang diperjuangkan. Ini untuk mencegah aksi mahasiswa agar tidak ditunggangi.

Begitu dikatakan, Pengamat Politik Adiyana Slamet di sela-sela Mimbar Pemuda dengan Tema 'Antara Opini Rakyat dan Pemerintah, Kondisi Bangsa Pasca Aksi Mahasiswa' yang digelar KNPI Jabar, Rabu (9/10).

"Kita sendiri terkaget-kaget karena (gerakan mahasiswa) begitu cepat. Kemudian basis kognisi politik mahasiswa misalkan itu tidak terpenuhi, karena saat berbicara soal UU KUHP misalkan itu menjadi bias, ditanya itu tidak paham, ini kan problem ya," kata Adiyana.

Menurutnya, demontrasi mahasiswa itu harus ada isi karena mahasiswa basis pemuda yang mempunyai intelektual yang baik agar aksi-aksi tersebut tidak ditunggangi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Mahasiswa adalah basis pemuda yang mempunyai intelektual yang baik, demontrasi itu harus ada isi. Ketika ditanya media misalkan, itu harus ada isi. Sehingga tidak ada lagi penunggang-penunggang gelap, yang memanfaatkan momentum," ucapnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Jawa Barat, Rio F Wilantara mengatakan, digelarnya mimbar pemuda ini adalah bagian dari komitmen KNPI untuk menjadi salah satu kanal pemuda dan mahasiwa dalam menyampaikan aspirasinya .

"Ke depan KNPI Jabar dapat menjadi kanal ruang mahasiswa ataupun masyarakat untuk berdiskusi menyampaikan aspirasinya. Kamipun berharap bahwa apapun yang kebijakan yang dikeluarkan pemerintah dan DPR RI, kita menyalurkan aspirasi melalui kanal yang baik agar tidak ada hal-hal yang bersifat kontraproduktif. Gerakan-gerakan mahasiswa harus kita dukung jangan sampai ada pihak-pihak atau oknum-oknum yang memanfaatkan gerakan-gerakan mahasiswa demi kepentingan politik semata," jelas Rio.

RMOLJabar sempat mewawancarai Umar Ali Muharom, Ketua Senat Mahasiswa UIN Bandung yang menjadi salah satu peserta mimbar pemuda tersebut. Umar menyatakan pihaknya telah membahas soal arah juang lembaganya dalam menyikapi polemik RUU Kontroversial.

"Kita sempat ikut konsolidasi juga, kita posisinya ikut turun ke sana tetapi kita membawa narasi besar. Solusi apa yang akan kita tawarkan pada negara. Kita pelajari UU Kontroversial dulu. Kita narasinya akan Judicial Review, termasuk (membahas) pasca aksi ini kita (gerakan mahasiswa) ini mau ke mana arahnya," kata Umar. [yud]

Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA