KOTA BANDUNG

Tuding Aparat Represif, Peserta Aksi Bingung Ditanya Penyebab Kerusuhan

Politik  KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:03:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Tuding Aparat Represif, Peserta Aksi Bingung Ditanya Penyebab Kerusuhan

Aksi emak-emak di Bandung/RMOLJabar

RMOLJabar. Puluhan emak-emak berunjuk rasa di Taman Vanda, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kamis (10/10).

Mereka menuding polisi melakukan tindakan represif terhadap massa aksi yang berunjuk rasa pada 23, 24 dan 30 September lalu. Namun, hal itu dituduhkan tanpa dasar. Pasalnya, tudingan itu seolah-olah membabi buta, dikarenakan mereka tidak mengetahui secara detail penyebab kerusuhan yang terjadi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) beberapa waktu lalu.

Seorang peserta aksi, Vini mengatakan, aksi ini diinisiasi oleh kaum ibu-ibu yang resah melihat anak-anaknya mendapatkan tindakan kekerasan oleh oknum polisi ketika menyampaikan aspirasinya, di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat.

"Yang merasa resah dengan kondisi saat ini, merasa tidak terima melihat anak-anak kita dan adek-adek kita waktu aksi tanggal 23, 24 dan 30 dapat perlakuan yang tidak manusiawi dari aparat," ucapnya.

Namun, ketika disinggung terkait kerusuhan tersebut terjadi akibat provokasi dari massa aksi dengan melempar batu, ke arah Gedung DPRD. Dia mengaku tidak mengetahui secara detail, tetapi dirinya mengklaim massa aksi tidak melakukan provokasi.

"Terus terang saya tidak tahu, siapa yang mulai. Sampai kapanpun yang namanya massa aksi selalu di pihak yang salah," ujarnya.

Lebih lanjut, Vini juga menganggap kebrutalan massa aksi dengan merusak fasilitas publik bukanlah sebuah tindakan anarki. Dia malah seolah-olah tidak mengetahui tindakan anarkisme massa aksi pada saat itu.

"Perusakan fasilitas umum tidak dikategorikan bahwa itu yang merusak massa aksi atau apa, karen massa aksi cair. Kita gak tahu dari mana saja, siapa yang bisa identifiksi massa aksi darimana aja," pungkasnya sambil bingung. [gan]


Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA