Setelah Perda, Wali Kota Bandung Keluarkan Perwal Pengurangan Kantong Plastik

Politik  JUM'AT, 11 OKTOBER 2019 , 00:11:00 WIB | LAPORAN: TANTI SUGIHARTI

Setelah Perda, Wali Kota Bandung Keluarkan Perwal Pengurangan Kantong Plastik

Wali Kota Bandung, Oded M Danial/RMOLJabar

RMOLJabar.  Setelah adanya Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 17 Tahun 2012 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik, Pemerintah Kota Bandung keluarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 37 Tahun 2019 sebagai petunjuk pelaksanaan dan pedoman dalam upaya pengurangan penggunaan kantong plastik secara terukur.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial menganggap Perwal tersebut dirasa perlu dikeluarkan agar masyarakat Kota Bandung lebih memerhatikan dampak dari sampah plastik yang bisa merusak ekosistem lingkungan dan mahluk hidup.

"Dari Perda tahun 2012 kita coba imbauan dulu, kita ingin cek, kemudian setelah kita evaluasi, nampaknya sudah saatnya kita mengeluarkan perwal agar lebih banyak aturan untuk mengangani sampah plastik," kata Oded di Bandung, Kamis.

Meski Perwal tersebut dikeluarkan, menurutnya hal tersebut tidak akan berarti tanpa adanya sosialisasi maksimal kepada masyarakat. Maka ia meminta kepada seluruh pihak, baik masyarakat, ASN serta pelaku bisnis agar dapat menjalankan aturan tersebut yang akan diterapkan mulai awal tahun 2020.

"Ada ikan hiu di laut ketika di bedah perutnya isinya kantong plastik semua, dari situ saya melihat persoalan plastik ini harus jadi perhatian kita semua, sampah plastik ini paling berbahaya," katanya.

Oded berharap, masyarakat memberikan perhatian yang lebih terhadap permasalahan sampah. Jika Perwal tersebut bisa ditaati maka permasalahan sampah lama-lama akan bisa teratasi.

"Ini menjadi acuan kita sebagai petunjuk pelaksanaan, mudah-mudahan bisa lebih efektif untuk mengurangi sampah plastik.
Kita mengedukasi kepada masyarakat untuk mengurangi plastik. Kemarin-kemarin himbauan, kalau sekarang Mang Oded kira kita harus tancap gas ya. Mari kita gaungkan perwal ini, mudah-mudahan ini menjadi tenaga kita untuk mengurangi sampah plastik,"harapnya.

Adapun ruang lingkup daripada peraturan ini adalah berdasarkan pada lima hal utama, yaitu rencana pengurangan penggunaan kantong plastik, kesanggupan pelaku usaha dan penyedia kantong plastik, insentif dan disinsentif, peran serta masyarakat, dan penetapan kawasan bebas kantong plastik.

Dalam hal rencana pengurangan penggunaan kantong plastik ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung Kamalia Purbani mengatakan pihaknya mewajibkan seluruh penyedia dan pelaku usaha tidak memberikan kantong plastik secara gratis dan mengurangi penyediaan kantong plastik secara bertahap hingga mencapai 100 persen di tahun 2025.

"Kita juga melakukan pengurangan sampah di hulu sebelum menjadi sampah sebagai bentuk upaya preventif, sehingga jumlah timbulan sampah plastik dapat dikurangi, sesuai dengan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 37 tahun 2019 pengurangan akan dilakukan secara bertahap mulai tahun 2020," kata Kamalia.[son]

Komentar Pembaca