Paska Wiranto Diserang Sajam, Politisi PKB: Pengamanan Pejabat Negara Harus Diperketat

Politik  JUM'AT, 11 OKTOBER 2019 , 09:07:00 WIB | LAPORAN: YON MARYONO

Paska Wiranto Diserang Sajam, Politisi PKB: Pengamanan Pejabat Negara Harus Diperketat

Menko Polhukam Wiranto/RMOL

RMOLJabar. Paska penyerangan Pejabat Negara, yakni Menko Polhukam Wiranto, berbagai kalangan mulai meminta pihak intelejen TNI/Polri dan BIN memperketat pengemanan Pejabat Negara.

Politisi PKB Kabupaten Cirebon Hasan Basori, mengaku sedih dengan kejadian yang menimpa Menko Polhukam Wiranto yang diserang senjata tajam, saat melakukan kunjungan kerja di Pandeglang Banten, Kamis (10/10).

"Tentu kami sangat prihatin dengan kejadian ini, yang mengindikasikan munculnya lagi gerakan teror dari kelompok radikal yang lebih berani (bisa dikaitkan juga mengatasnamakan agama)," kata Hasan, kepada Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (11/10)

Lebih lanjut, Hasan mengaku heran, ada orang yang nekad melakukan penyerangan secara terang-teranganan dengan jarak dekat di siang bolong. Tentu ini sangat berbahaya dan akan mengancam pejabat-pejabat negara atau keutuhan NKRI.

"Kami berharap Pemerintah, dalam hal, Polisi, Intel, BIN, harus memperketat dan menjalankan SOP dan Protap bagi pengamanan pejabat-pejabat negara," jelasnya.

Selain itu, Hasan mengingatkan  menjaga kamtibmas ini menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah dan ormas-ormas Islam lain agar menjaga dan mendidik masyarakat dari bahaya sikap radikalisme, memantau jamaah yang bisa memprovokasi untuk radikalisme.

"Yang jelas, kami meminta pada pihak Kepolisian agar diusut tuntas jaringannya, harus dilawan dan ditumpas hingga akarnya, semoga indonesia tetap aman, NKRI harga mati," pungkasnya. [yud]





Komentar Pembaca