Pemkot Bandung Akan Fasilitasi Warga Bandung Korban Kerusuhan Wamena

Pemerintahan  SABTU, 12 OKTOBER 2019 , 12:26:00 WIB | LAPORAN: TANTI SUGIHARTI

Pemkot Bandung Akan Fasilitasi Warga Bandung Korban Kerusuhan Wamena

Walikota Bandung Oded M. Danial/RMOLJabar

RMOLJabar. Pemerinta Kota (Pemkot) Bandung akan membantu memulihkan kondisi dua warganya yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Papua beberapa waktu lalu. Termasuk untuk memfasilitasi agar bisa kembali memiliki mata pencaharian yang baru.

Hal itu terungkap saat Wali Kota Bandung, Oded M. Danial bersama Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengunjungi dua korban kerusuhan, Santana dan anaknya Yudha Saputra di Jalan Cipedes Tengah, Sukajadi, Kota Bandung, Jumat (11/10).

Pemkot Bandung juga akan membantu pemulihan psikis Santana dan Yudha Saputra. Karena menurut Wali Kota, secara kejiwaan keduanya tentu cukup terganggu dan perlu menenangkan diri. Apalagi keduanya menjadi korban kerusuhan dan harus menyelamatkan diri.

"Insya Allah saya sudah tugaskan ke Pak Tono Kadinsos untuk memberikan pendampingan kepada korban agar bisa lepas dari trauma. Untuk usaha beliau juga punya keahlian, insya allah kita berikan. Pak Santana tidak akan susah kalau punya keahlian," kata Wali Kota yang didampingi sag istri, Siti Muntamah.

"Mereka termasuk korban saat Wamena terjadi kerusuhan dan melihat seperti lautan api. Alhamdulillah mereka bisa selamat, berkat kerja sama yang baik dari Pemerintah Provinsi dan unsur lainnya. Sekarang mereka bisa menenangkan diri dengan berkumpul bersama keluarga," ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota mendengar cerita Santana yang menyaksikan sendiri kerusuhan yang terjadi di Wamena. Santana dan anaknya, Yudha telah bekerja selama tiga tahun di Wamena sebagai juru masak.

Santana merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Bandung yang memperhatikan warganya hingga datang berkunjung ke rumahnya. "Beliau turut prihatin atas apa yang terjadi dengan saya dan anak, karena tertimpa musibah saat kerusuhan di Wamena tersebut," katanya.

Ia juga berterima kasih terhadap respon Pemerintah Jawa Barat yang cepat sehingga bisa memfasilitasi warganya agar bisa pulang ke rumah dengan selamat. "Setelah beberapa hari di sana menyaksikan kerusuhan itu, saya sempat mengungsi ke banyak tempat hingga akhirnya bisa pulang ke Kota Bandung. Saya sangat berterimakasih sekali bisa pulang dengan selamat," ucapnya.[son]

Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00