KABUPATEN BANDUNG

KPU Masih Tunggu Arahan Resmi Soal Penerapan E-Rekap Di Pilkada 2020

Politik  MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 19:26:00 WIB | LAPORAN: DILA NASHEAR

KPU Masih Tunggu Arahan Resmi Soal Penerapan E-Rekap Di Pilkada 2020

Ilustrasi Pilkada/Net

RMOLJabar. KPU Kabupaten Bandung hingga kini masih menunggu arahan KPU pusat terkait rencana penerapan e-rekap (rekapitulasi elektronik) di Pilkada 2020.

Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya mengaku belum bisa berkomentar lebih jauh soal teknis dari e- rekap itu. Sebab belum ada arahan resmi pusat mengenai hal tersebut.

"Masih digodok di KPU RI, sehingga belum turun arahan resmi seperti apa teknis pemanfatannya di ajang Pilkada 2020. Kami menunggu arahan," ujarnya, Minggu (13/10).

Walau begitu, Agus memandang jikalau e-rekap betul-betul nanti digunakan sesuai fungsinya tentu dapat mengefensiensikan waktu dan biaya di Pilkada tahun depan.

"Hanya saja memang (e-rekap) ini perlu ditunjang dengan komponen lain yaitu jaringan internet. Makanya nanti perlu juga dikomunikasikan dengan Pemda," ucapnya.

Penerapan e-rekap, kata Agus, cukup memungkinkan ketimbang wacana e-voting di Pilkada 2020 yang sempat diungkapkan Mendagri Tjahjo Kumolo beberapa waktu lalu.

"Ya sulit untuk e-voting bila melihat kondisi saat ini. Apalagi penerapannya membutuhkan infrastruktur yang memadai dan juga persiapan yang sangat matang," tandasnya. [gan]

Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00