800 Santri Ikuti Lomba Musabaqoh Qira'atil Kutub Tingkat Jabar

Pemerintahan  RABU, 16 OKTOBER 2019 , 08:49:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

800 Santri Ikuti Lomba Musabaqoh Qira'atil Kutub Tingkat Jabar

Uu Ruzhanul Ulum/Ist

RMOLJabar. Sebanyak 800 santri dari perwakilan pondok pesantren di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat mengikuti lomba Musabaqoh Qira'atil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2019.

Perlombaan membaca dan menalar kitab kuning yang digelar di Pondok Pesantren Cipasung Singaparna Kabupaten Tasikmalaya ini dibuka langsung oleh Plh. Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum.

Uu mengatakan, ajang tahunan ini merupakan salah satu bentuk akselerasi visi Jabar Juara dalam kategori batin. Uu pun berujar bahwa jumlah peserta MQK terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

"Saya bangga tahun ini pesertanya bertambah dari tahun sebelumnya," ucap Uu, Rabu (16/10).

Untuk penyelenggaraan MQK tahun depan, Uu juga mengimbau kepada semua kepala daerah di 27 kabupaten/kota se-Jabar untuk mendorong warganya, khususnya generasi muda, untuk ikut serta.

"Selama ini, mereka ikut serta dengan biaya swadaya dan dibantu Kanwil Kemenag (Kementerian Agama) daerah, jadi tahun depan mohon dibantu oleh Bupati dan Wali Kota, didorong warganya untuk ikut," katanya.

Adapun saat ini jumlah pesantren di Jabar tercatat sebanyak kurang lebih 10 ribu pesantren dan tidak seluruhnya mempelajari kitab kuning.

Untuk itu, kegiatan MQK ini sekaligus mendorong minat santri mempelajari kitab kuning juga sebagai evaluasi sejauh mana pengajaran di pesantren tentang tata cara membaca dan menalar kitab kuning.

"Maka, setiap tahun kita adakan MQK dan kegiatan ini juga memberikan motivasi kepada anak-anak agar masuk ke pesantren salafiyah atau pesantren yang mempelajari kitab kuning," tuturnya.

MQK yang dipusatkan di Ponpes Cipasung Singaparna dari tanggal 15-18 Oktober 2019 ini sendiri menyiapkan hadiah Rp6,5 juta untuk Santri Terbaik I, Rp4,5 juta untuk Santri Terbaik II, dan Rp2,5 juta untuk Santri Terbaik III.

Selain untuk menjalin silaturahmi antar santri dan pesantren se-Jabar, MQK ini pun bertujuan meningkatkan kecintaan santri kepada kitab-kitab rujukan berbahasa arab serta kecintaan dalam melakukan kajian dan pendalaman ilmu-ilmu agama Islam dari sumber kitab-kitab berbahasa arab.

"Event ini juga simulasi untuk bersaing secara sehat dan merupakan puncak dari prestasi akademik para santri selain juga momentum memperingati Hari Santri pada 22 Oktober nanti," tandasnya. [gan]

Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA