Perkuat PAUD Di Indonesia, 150 Peserta Dari Berbagai Negara Se-Asia Dihadirkan

Pendidikan  KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 18:29:00 WIB | LAPORAN: ALVIN ISKANDAR

Perkuat PAUD Di Indonesia, 150 Peserta Dari Berbagai Negara Se-Asia Dihadirkan

Konfrensi Internasional SEAMEO CECCEP/RMOLJabar

RMOLJabar. Mengingat pentingnya kesejahteraan anak, Southeast Asian Ministers of Education Organization Centre for Early Childhood Care Education and Parenting (SEAMEO CECCEP) menggelar Konferensi Internasional, Kamis (17/10).

Kegiatan tersebut, menyertakan 150 peserta dari berbagai negara di Asia.

Direktur SEAMEO CECCEP, Dwi Priyono mengatakan, tema 'The 1st International Conference on Early Childhood Care Education and Parenting (ICECCEP) : Navigating Practices, Strategy and Approach of Children Well-being in the Industrial Revolution 4.0 Era' diusung karena kesejahteraan anak menjadi pondasi untuk menstimulasi perkembangan anak dan memudahkan proses belajar bagi anak di kemudian hari.  

"Banyak akademisi dan praktisi yang sudah melakukan pengumpulan data terkait dengan isu ini. Namun belum banyak yang diekspos dan diimplementasikan dalam bidang pendidikan," ucap Dwi disela-sela konferensi di Hotel Grand Mercure Bandung, Kamis (17/10).

Seperti diketahui, SEAMEO CECCEP berkantor di Jalan Jayagiri, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Konferensi bertaraf internasional ini dilaksanakan dengan tujuan mengungkap data-data, pengetahuan baru, serta menciptakan pemahaman yang lebih sempurna terhadap kesejahteraan anak bagi seluruh penggiat PAUD dan Parenting khususnya dalam era revolusi industri 4.0.

Disebutkan dia, konferensi internasional dapat terselenggara berkat dukungan dari Tanoto Foundation dan Universitas Ahmad Dahlan serta mitra lainnya.

"Konferensi internasional ini diikuti hampir 150 orang peserta dan presenter baik dari dalam maupun luar negeri," ungkapnya.

Bahkan sebagai upaya untuk penguatan PAUD melalui dukungan untuk mewujudkan kesejahteraan anak, konferensi ini pun menyertakan Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD dan DIKMAS pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Wartanto serta para ahli di bidang PAUD dan Parenting dari berbagai macam latar belakang dan asal negara.

Sejumlah ahli bidang PAUD dan parenting tersebut antara lain; Kasiyarno (Universitas Ahmad Dahlan), Sri Kusuma Hartani (Tanoto Foundation), Amelia Maika (World Bank Indonesia), Lynn Ang dari University College of London-Institute of Education, Associate Profesor Marek Tesar (Auckland University), Associate Profesor Chiaki Miwa (Hiroshima University Jepang), dan Maki Hayashikawa dari UNESCO Bangkok. [yud]




Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA