Ridwan Kamil Paparkan Progres Dua Tahun Program Citarum Harum

Pemerintahan  KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 20:39:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Ridwan Kamil Paparkan Progres Dua Tahun Program Citarum Harum

Ridwan Kamil dan Luhut Binsar Pandjaitan/Ist

RMOLJabar. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memaparkan progres Program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum alias Citarum Harum dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Dua Tahun Penanganan DAS Citarum di Jakarta.

Menurutnya, Citarum Harum mengalami banyak kemajuan setelah dua tahun berjalan. Mulai dari penanganan limbah industri, pemantauan kualitas air, sampai penanganan sampah di DAS Citarum.

"Dilaporkan selama dua tahun progres perbaikan sudah mencapai angka sekira 30 persen dari target. Di akhir 2023 progres harus sudah mendekati target (100 persen)," ucap Emil, sapaan akrabnya, saat ditemui usai rapat di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (17/10).

Emil mengatakan, salah satu tantangan Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum adalah lahan kritis atau lahan tidak produktif. Menurutnya, ada sekira 60.000 hektare lahan kritis di luar kawasan hutan.

"Permasalahan mendasar ternyata ada di lahan kritis karena masih 60 ribu hektare yang belum tertangani saking luasnya. Kita butuh 24 juta pohon untuk ditanam. Semoga itu terselesaikan dengan kolaboratif," ungkapnya.

Dalam rapat koordinasi dan evaluasi tersebut, Emil mengusulkan agar pencairan bantuan dana sebesar 100 juta dollar Amerika atau kurang lebih Rp1,4 triliun dari Bank Dunia dipercepat untuk menyelesaikan persoalan sampah Sungai Citarum.

"Untuk pencairan dana Bank Dunia dipercepat agar program-program kita bisa dilaksanakan," imbuhnya.

Emil pun berharap rapat koordinasi seperti ini rutin digelar karena persoalan DAS Citarum sangat kompleks. Tujuannya, lanjut Emil, agar soliditas semua pihak yang terlibat dalam program Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum terjaga.

"Citarum sangat kompleks, kalau jarang rapat akan banyak miskomunikasi. Jadi, kita rutinkan dan tiap akhir tahun kita lapor ke presiden," tandasnya. [yud]





Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00