KOTA BANDUNG

Kementerian Kominfo Latih 2000 Pedangang Pasar Tradisional Operasikan Toko Online

Ragam  KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 23:34:00 WIB | LAPORAN: SONY FITRAH P

Kementerian Kominfo Latih 2000 Pedangang Pasar Tradisional Operasikan Toko Online

Program Grebeg Pasar UMKM Go Online” dari Kementerian Kominfo/RMOLJabar

RMOLJabar. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dorong para pelaku UMKM Kota Bandung manfaatkan platform digital untuk memasarkan produknya. Untuk itu Kominfo gelar  Grebeg Pasar UMKM Go Online” yang meneargetkan lebih dari 2.000 pedagang bisa memiliki toko online di marketplace.

Diungkapkan Kepala Seksi Pengembangan dan Fasilitasi Platform Perdagangan Kominfo, Puti Adella Elvina, melalui program tersebut pihaknya bisa langsung lakukan sosialisasi, edukasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM.

Kami menggelar acara di pasar-pasar untuk menjaring dan menciptakan kantung-kantung ekosistem baru di pusat perniagaan. Pada 17 Oktober hingga 2 November 2019, kami door-to-door ke enam pasar di kota Bandung,” kata Ade, sapaan akrab Puti Adella Elvina, Kamis (17/10).

Saya berharap dari marketplace maupun dari dinas-dinas terkait segera melakukan pendampingan dan pembinaan, agar pelaku UMKM ini merasakan manfaat hadirnya platform digital yang lebih aman dan nyaman untuk berdagang,” imbuhnya.

Selama gelaran Grebeg Pasar UMKM Go Online” berlangsung, lanjut Puti, ada enam pasar yang digarap pihak Kominfo. Mulai dari Pasar Baru, Pasar Andir, Pasar Banceuy, Pasar Palasari, Pasar Cicadas, hingga Pasar Kosambi. Selain menyisir pasar, para relawan juga menyebar ke pusat-pusat perniagaan lain untuk memaksimalkan waktu.

Menurutnya, keterlibat para pelaku UMKM di pasar-pasar ke marketplace akan membuka peluang baru berkembangnya pasar tradisional ke pasar digital. Tidak lagi hanya mengandalkan cara-cara konvesional, pedagang juga dapat aktif berdagang di kanal-kanal perdagangan secara elektronik (e-commerce).

Sementara itu Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengembangan E-Commerce, Dinas Perdagangan dan Industri kota Bandung, Meiwan Kartiwa, menilai program yang digelar Kementerian Kominfo tepat sasaran, karenanya dampaknya akan terasa langsung oleh para pelaku UMKM Kota Bandung. Ia berharap, kesempatan yang di berikan Kementerian Kominfo tersebut mampu di manfaatkan secara optimal oleh para pelaku usaha.


Kami tentu saja mendukung kegiatan ini,dan kami juga berharap para pelaku usaha bisa memanfaatkan program ini secara optimal untuk pengembangan usaha mereka,” kata Meiwan.

Instansinya sendiri membuka lebar pintu kerjasama berkelanjutan dengan Kementerian Kominfo untuk program pengembangan digitalisasi perdagangan. Sebab, Pemkot Bandung sendiri saat ini tengah gencar membuka kemunculan wurausaha baru di setiap Kecamatan.

Ya tentu saja perlu kerjasama yang berkelanjutan, bukan hanya sesaat. Dan untuk  pedagang yang sudah masuk online nantinya akan kami bina. Diantaranya kami berikan workshop dan pelatihan, dan tentu saja ada pendampingan sebagai antisipasi adanya persoalan teknis menyangkut sarana digital,” katanya.

Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) kota Bandung sendiri sejak tahun 2017 hingga September 2019 sudah melakukan pembinaan terhadap 270 pelaku usaha. Jumlah tersebut merupakan pelaku usaha yang sudah memanfaatkan teknologi digital, dan sudah kerjasama dengan salah satu marketplace. Meski begitu, para pedagang pasar tradisional di kota Bandung belum mendapatkan kesempatan tersebut dari Disdagin.

Tentu saja program ini menjadi kesempatan juga bagi kami, untuk melakukan pendataan sekaligus memperbaharui basis data para pedagang pasar tradisional,” pungkas Meiwan.[son]

Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA