Homo Ludens Kata Ulang

Oleh: Jaya Suprana

Sudut Pandang  JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 09:46:00 WIB

Homo Ludens Kata Ulang

Jaya Suprana/Net

BERBAGAI istilah latin digunakan terhadap manusia seperti misalnya homo sapiens, homo homini lupus, homo roboticus, homo deus, homo ludens. Homo ludens berarti manusia bermain. Bermain merupakan bagian hakiki peradaban manusia sebagai unsur penumbuh-kembang lahir batin manusia.

Satu dari sekian banyak bentuk homo ludens adalah bermain dengan kata-kata dan dalam bahasa Indonesia termasuk apa yang disebut sebagai kataulang. Beranekaragam kata-ulang ibarat beranekaragam manik-manik yang Bhinneka Tunggal Ika potensial diuntai menjadi sebuah kalimat.  

Untaian

Sesuai sukma homo ludens, merangkai 25 kata-ulang untuk menjadi suatu kesatuan kalimat merupakan suatu bentuk tantangan daya kreatifitas tersendiri yang menarik untuk diejawantahkan.

Semisal sebuah kalimat terdiri dari rangkaian 25 kata ulang, sebagai berikut Pagi-pagi nenek-nenek jalan-jalan mondar-mandir kesana-kemari, kira-kira berjam-jam lihat-lihat kupu-kupu lucu-lucu di sana-sini tiba-tiba ketar-ketir gara-gara lagi-lagi masing-masing pura-pura sama-sama bikin-bikin sekonyong-konyong dikunyah-kunyah laba-laba sampai-sampai mirip-mirip gado-gado.
Uraian

Kata-ulang pagi-pagi” menegaskan waktu adalah dini hari sementara nenek-nenek” bermakna banyak nenek dan jalan-jalan” merupakan kegiatan tamasya yang dijelaskan sifatnya dengan kata-ulang dwirupa beda 2X2= 4 huruf yaitu mondar-mandir” dilengkapi penegasan berbagai arah gerak pada kesana-kemari” disusul kira-kira” identik dengan sekitar” sementara berjam-jam” berarti lebih dari satu jam dalam makna bukan alat penunjuk waktu tetapi waktu yang sama dengan 60 menit melakukan kegiatan lihat-lihat kupu-kupu lucu-lucu di sana-sini”.

Tiba-tiba” merupakan kata utuh mandiri bermakna mendadak. Ketar-ketir” adalah jenis kata-ulang dwirupa dengan beda dua huruf a” dan i” disusul kata-ulang utuh bermakna mandiri yaitu gara-gara” bermakna akibat lagi-lagi masing-masing” alias berulang kembali pada setiap pura-pura sama-sama” atau seolah-olah (kata-ulang) bersama bikin-bikin sekonyong-konyong” yang sama artinya dengan seakan-akan (kata-ulang) membuat secara mendadak dikunyah-kunyah laba-laba sampai-sampai mirip-mirip gado-gado” yaitu dilahap oleh predator berkaki delapan sehingga menjadi agak mirip hidangan khas Indonesia terdiri dari campuran aneka sayuran bersiram bumbu kacang.
 
Bhinneka Tunggal Ika

Terasa betapa suasana Bhinneka Tunggal Ika hadir pada kepribadian kata-ulang bahasa Indonesia yang memiliki beranekaragam jenis dan makna saling beda satu dengan lain-lainnya namun senantiasa siap diuntai secara homo ludens menjadi sebuah kesatuan kalimat bermakna ekspresif sekaligus impresif melalui sentuhan aneka-ragam logika maupun non-logika yang menyatukan berbagai nilai estetikal mulai dari ranah realisme merambah sampai ke surealisme maupun fraktalisme.

Penulis adalah pembelajar estetika bahasa Indonesia.




Komentar Pembaca
ASN Bermental Budak

ASN Bermental Budak

RABU, 20 NOVEMBER 2019

Telemedicine

Telemedicine

SELASA, 19 NOVEMBER 2019

Kereta Hijau

Kereta Hijau

SELASA, 19 NOVEMBER 2019

Penyelamatan Bank Muamalat, Keniscayaan Presiden Jokowi Menjaga Legacy
Arimbi Vero

Arimbi Vero

SENIN, 18 NOVEMBER 2019

Pejabat Dan Kepentingan Pribadi

Pejabat Dan Kepentingan Pribadi

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019

Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA