Jelang Pelantikan Presiden, PB HMI Ajak Jaga Kondusifitas

Politik  JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 22:42:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Jelang Pelantikan Presiden, PB HMI Ajak Jaga Kondusifitas

Jajaran Pengurus PB HMI/Repro

RMOLJabar. Demokrasi Indonesia diuji dari berbagai aspek dewasa ini. Sepanjang 2019, ujian itu datang mulai dari persoalan politik, ekonomi, hukum, sosial dan budaya. Namun, di situ terlihat kedewasaan demokrasi bangsa dalam setiap penyelesaian masalah.

Begitu dikatakan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Respiratori Saddam Al-Jihad, Jumat (18/10).

PB HMI, kata Saddam, menilai gerakan itu harus diapresiasi yang tinggi oleh seluruh elemen. Baik itu masyarakat maupun negara. Pasalnya telah menjadikan demokrasi bangsa Indonesia semakin menunjukan kedewasaannya.

"Gerakan yang diinisiasi oleh kekuatan moral dan hanya ingin menyampaikan kritik terhadap Negara sesuai dengan apa yang telah diatur oleh UU serta menjadi peran mahasiswa khususnya sebagai Agen Social of Control," kata Saddam.

Kendati demikian, Saddam menyesalkan adanya "penumpang gelap" yang menodai pergerakan mahasiswa hari ini. Mereka mencoba membangun narasi inkonstitusional yang jauh dari aspek ideologi mahasiswa.

"Narasi inkonstitusional yang kami maksud ialah munculnya narasi tidak produktif yang menginginkan negara berada dalam situasi yang tidak normal dengan narasi menggagalkan rencana pelantikan Presiden dan Wakil Presiden," ujar Saddam.

Hal itu membuat langkah perjuangan mahasiswa ternodai dan jauh dari khitah pergerakan mahasiswa. Sungguh sangat disayangkan, imbuhnya, perbuatan yang dilakukan elit-elit politik yang mencoba menjadi Penumpang Gelap” untuk meraih kepentingan golongannya saja tanpa memikirkan nasib bangsa hari ini.

"Kami bahkan sangat menolak narasi untuk turunkan Presiden Jokowi dan membatalkan pelantikan, karena jauh dari esensi pergerakan mahasiswa hari ini," tegas Saddam.

Sementara itu, Ketua Bidang PTKP PB HMI Heru Slana Muslim, menuturkan, gagasan murni yang coba disampaikan mahasiswa sirna begitu saja akibat Penumpang Gelap” tersebut. Gerakan yang damai, gerakan tanpa anarkisme, gerakan intelektual, dan juga gerakan moral runtuh oleh ulah Penumpang Gelap” yang menimbulkan dampak kerusakan serta opini buruk terhadap gerakan mahasiswa.

"Namun perlu dipahami bahwa demokrasi bangsa ini dituntut pula dalam persoalan menjaga stabilitas keamanan nasional. Narasi-narasi yang coba dibangun oleh para elit yang menyudutkan gerakan mahasiswa tidak seharusnya hadir dalam perjalanan demokrasi bangsa ini," ucap Heru.

Terpisah, Ketua Bidang HanKam PB HMI, Ichsan, mengajak dan mengimbau, kepada seluruh masyarakat dan kader-kader HMI untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. Juga menciptakan situasi yang kondusif jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024.

"Kami juga mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya kader-kader HMI Se-Nusantara untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Tentunya guna menciptakan situasi kondusif Negara menjelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI," imbaunya.

Atas dasar di atas, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Periode 2018-2020 melalui Bidang PTKP serta Bidang Pertahanan dan kemanan PB HMI mengambil inisiasi untuk menjelaskan kepada publik serta ingin meluruskan pergerakan mahasiswa agar Penumpang Gelap” yang menjadi ancaman stabilitas keamanan bangsa ini tidak menjadikan gerakan mahasiswa sebagai tumbal politiknya.

"Kami mencoba merespon dan membantah segala tuduhan yang menyudutkan bahwa gerakan mahasiswa ditunggangi dan telah menjadi alat politik praktis elite-elite politik negeri ini," tandasnya. [gan]

Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA