Kembangkan Kargo Untuk Wujudkan E-Commer Terbesar

Ekbis  SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 07:41:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Kembangkan Kargo Untuk Wujudkan E-Commer Terbesar

Direktur PT BIJB Muhammad Singgih/RMOLJabar

RMOLJabar. Demi terciptanya pusat e-commer terbesar di Indonesia, PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) akan fokus untuk kembangkan kargo.

Direktur PT BIJB Muhammad Singgih mengatakan, pihaknya sudah melakukan nota kesepaham dengan sejumlah perusahaan kargo besar untuk pengembangan dan pengelolaan kargo di Bandara yang menjadi kebanggaan warga Jawa Barat tersebut.

Ada tiga perusahaan yang bakal menjalin kerjasama yaitu, PT Pos, PT Pos Logistik dan PT Jasa Angkasa Semesata.

"Tiga perusaan ini akan menjadi mintra kami dalam pengembangan dan pengelolaan kargo di BIJB, karena Jawa Barat merupakan e-Commer terbesar dari tiga provinsi lain seperti DKI Jakarta dan Banten," ucap Singgih, di Trans Luxury Hotel, Bandung, Jumat (18/10).

Lebih lanjut, Singgih memaparkan, ada 500 meter persegi lahan yang memang bisa dimanfaatkan dan di makskmalkan untuk kawasan kargo. Artinya kata dia, ada setengan bagian lahan di BIJB yang bisa dijadikan pusat kargo.

"Saat ini sudah ada namun kami mengharapkan untuk di kembangkan lagi, sesuai harapan pak Gubernur BIJB harus menjadi pusat e-commer, dengan demikian kargo harus di maksimalkan lagi di BIJB," katanya.

Terkait Jumlah investasi, Singgih mengaku, belum mengarah pada angka besaran nilai yang akan perusahaan tersebut di investasikan, akan tetapi kata dia, pihaknya lebih dulu untuk menjalin kerjasamanya.

Singgih menjelaskan, dari contoh sebelumnya untuk 500 meter persegi lahan untuk gudang kargo investasi mencapai Rp 30 Miliar,

"Sebelumnya sudah ada yang investasi sebesear Rp 30 Miliar untuk logistik, saya harap ini bisa lebih besar lagi," ungapnya.

Selanjutnya, terkait maskapai untuk kepentingan kargo, Singgih menjelaskan, bahwa maskapai menjadi tanggungjawab investor, pasalnya kata dia, perusahaan yang bergelut pada bidan kargo sudah bekerjsama juga dengan perusahaan maskapai.

"Kami disini menyiapkan kawasan, maskapai menjadi tanggungjawab Investor, maka justru itu saya pun melakukan kerjasama dengan investor itu," tuturnya.

Singgih menambahkan, proses invetasi untuk kargo akan dimulai pada tahun depan, karena kebutuhan kargo tahun depan dipastikan akan meningkat.

"Dengan di bukanya pasar umroh pada bulan November nanti maka kebutuhan kargo juga diyakini akan meningkat, kedepan satu bulan dua kali akan ada pemberangkatan untuk umroh ke Arab Saudi," imbuhnya.

Tak hanya itu, BIJB juga menjalin kerjasama dengan salah satu investor berasal dari Tiongkok untuk pengembangan Aero City, kata Singinggih, perusahaan dari Tiongkong nanatinya akan menjadi pengembang dan pengelola aerocity BIJB.

"Kami dengan investor dari Tiongkong dalam langkah proses kerjasama, sifatnya nanti mereka adalah sebagai pengembang dan Cluster," tandasnya.

Singgih berharap, tahun depan dua invetasi ini sudah bisa berjalan, seiring terus perkembangan dan peningkatan sarana serta prasa BIJB. [yud]




Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00