KOTA CIMAHI

HSN 2019, Jadikan Pesantren Sebagai Laboratorium Perdamaian

Pemerintahan  RABU, 23 OKTOBER 2019 , 00:55:00 WIB | LAPORAN: ALVIN ISKANDAR

HSN 2019, Jadikan Pesantren Sebagai Laboratorium Perdamaian

Peringatan Hari Santri di Kota Cimahi/RMOLJabar

RMOLJabar. Tahun 2019 menjadi tahun kelima seluruh rakyat Indonesia memperingati Hari Santri. Begitu pun, Pemerintahan Kota (Pemkot) Cimahi memeringati Hari Santri yang jatuh setiap 22 Oktober ini dengan mengusung tema 'Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia'.

Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna mengatakan, isu perdamaian diangkat berdasarkan fakta bahwa sejatinya pesantren adalah laboratorium perdamaian, tempat menyemai ajaran Islam rahmatanlilalamin, pembentukan karakter sebagai Islam ramah dan moderat dalam beragama.

"Sikap moderat ini dalam beragama sangat penting bagi masyarakat yang plural dan multikultural. Semangat ajaran inilah yang dapat menginspirasi santri untuk berkontribusi merawat perdamaian dunia," kata Ajay di Pemkot Cimahi, Selasa (22/10).

Berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 22 tahun 2015, ditetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri.

Menurut Ajay, pesantren layak disebut laboratorium perdamaian karena pesantren memiliki peranan dalam membangun kesadaran harmonisasi beragama dan berbangsa, tempat mengaji dan mengkaji, para santri biasa diajarkan untuk khidmah (pengabdian), pendidikan kemandirian, kerja sama dan saling membantu di kalangan santri.

Bahkan pesantren menjadi tempat lahirnya beragam kelompok diskusi dalam skala kecil maupun besar untuk membahas hal-hal remeh sampai yang serius,merawat khazanah kearifan lokal, prinsip maslahat (kepentingan umum), serta penanaman mental spiritual.

"Makanya santri itu jauh dari pemberitaan tentang intoleransi, pemberontakan, apalagi terorisme," terangnya.

Ditambahkan Ajay, terpilihnya Indonesia sebagai anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) sejak 2 Januari 2019 hingga 31 Desember 2020, bargaining position Indonesia dalam menginisiasi dan mendorong proses perdamaian dunia semakin kuat dan nyata.

"Tentu ini menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa, terutama kalangan Santri Indonesia agar turut berperan aktif dan terdepan mengemban misi dan menyampaikan pesan-pesan perdamaian di dunia internasional," ungkapnya.

Melalui peringatan Hari Santri 2019, dia mengharapkan, revitalisasi etos moral kesederhaan dan spiritualisme yang melekat sebagai karakter kaum santri bisa dipergunakan.

"Etos ini penting di tengah merebaknya kemaksiatan dan narkoba yang mengancam masa depan generasi bangsa," pungkasnya. [yud]

Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA