Fintech Do-It Siap Serap Angkatan Kerja Indonesia

Ekbis  SABTU, 26 OKTOBER 2019 , 12:33:00 WIB | LAPORAN: SEPRIYANTO

Fintech Do-It  Siap Serap Angkatan Kerja  Indonesia

Chief Executive Officer (CEO) PT Glotech Prima Vista (Do-It), Jennifer Claudia/RMOLJabar

RMOLJabar. Berani keluar dari zona nyaman menjadi salah satu alasan Jennifer Claudia yang sekarang menjabat Chief RMOLJabar. Executive Officer (CEO) PT Glotech Prima Vista (Do-It) kembali ke Indonesia. Bagaimana tidak, Lulusan Boston University, Amerika Serikat ini sebelumnya memiliki karir yang sangat mapan di luar negeri.

Namun, karena kecintaannya yang begitu besar pada Indonesia, Jennifer pun memutuskan pulang ke Indonesia dengan harapan dapat berkontribusi dan memajukan negara.

Tepatnya, Jennifer menilai ada dua permasalahan mendasar dalam perekonomian Indonesia, yakni akses permodalan bagi pelaku UMKM dan kurang siapnya menghadapi kemajuan teknologi, dimana hal ini memotivasi Jennifer untuk mendirikan perusahaan fintech P2P yang mengacu pada praktek pengelolaan risiko yang digunakan perbankan, namun disesuaikan juga dengan budaya dan kebutuhan masyarakat lokal.

Saya memulai Do-It modal awalnya hanya berasal dari keluarga dan kerabat dekat. Saya yakinkan bahwa Indonesia jauh lebih menarik dibandingkan luar negeri dan sebagai warga negara Indonesia, saya memiliki tanggung jawab untuk ikut membangun negara,” tutur Jennifer yang sebelumnya bergelut sebagai bankir ini.

Selain itu, saya ingin mencari cara untuk mendukung offline merchant melalui teknologi digital, dan seiring itu saya juga merasa penting untuk meningkatkan literasi keuangan pada umumnya.”

Perjuangan Jennifer dalam mendirikan Do-It ini pun berbuah manis, bukan hanya dari keluarga dan kerabat dekat, pendana institusional seperti perbankan pun mulai melirik Do-It untuk bekerjasama.

Tercatat, Do-It telah menandatangani nota kesepahaman dengan Bank DKI, BPD Bali, dan tiga Bank Perkreditan Rakyat. Disamping itu, Do-It juga membangun ekosistem untuk mendorong produktifitas masyarakat melalui kolaborasi dengan payment aggregator seperti AIQQON sehingga mitra Do-It dapat menerima pembayaran melalui kartu kredit, kartu debit, dan e-money (OVO, LinkAja, Dana).

Salah satu tantangan yang paling besar dalam mengembangkan industri fintech di Indonesia adalah kurang siapnya teknologi. Oleh karena itu, diawal kami menggandeng salah satu perusahaan IT di Asia Pasifik untuk melakukan transfer teknologi ke Indonesia. Saat ini teknologi tersebut sudah sepenuhnya dikelola dan dikembangkan oleh talenta terbaik Do-It yang seluruhnya warga negara Indonesia,” ungkap Jennifer.

Saya merasa bahwa hanya orang Indonesia yang dapat mengerti perjuangan dan kesulitan yang dihadapi masyarakat kita, termasuk para pelaku UMKM. Diluar itu, sebagai perempuan, saya juga memiliki komitmen pribadi untuk memberdayakan perempuan Indonesia," tambah Jennifer.

Hal ini selaras dengan arahan Presiden Jokowi untuk meningkatkan kualitas SDM di Indonesia agar menjadi lebih produktif dan inovatif, sehingga dapat semakin bersaing di tingkat global. Sesuatu yang penting mengingat segmen kelas menengah (middle class) kini sudah sangat besar.

Diperkirakan sebesar 241 juta pada 2020 mendatang, sehingga daya beli pun perlu disalurkan agar tidak tercipta masyarakat berpola konsumtif melainkan diarahkan menjadi semakin produktif.

Tercatat per September 2019, Do-It telah menyalurkan pinjaman ke lebih dari 300.000 pengguna di 34 provinsi seluruh Indonesia.

Kedepannya, Do-It sangat terbuka untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak khususnya UMKM maupun startup lokal lain untuk memajukan kesejahteraan masyarakat.[son]



Komentar Pembaca
Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 20:09:14

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 , 22:30:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00