Pasar Berjangka Respon Positif Tim Ekonomi Jokowi

Ekbis  SABTU, 26 OKTOBER 2019 , 21:10:00 WIB | LAPORAN: ALDI FERDIAN

Pasar Berjangka Respon Positif Tim Ekonomi Jokowi

Ani Sofiarni (paling kanan)/RMOLJabar

RMOLJabar. Kepastian nama-nama terutama tim ekonomi ternyata direspon positif oleh pasar berjangka. Setelah pelantikan Presiden Joko Widodo dan wakil presiden Ma'ruf Amin serta 38 menteri yang duduk di Kabinet Indonesia maju diyakini perusahaan pialang berjangka akan mendongkrak transaksi.

"Pengaruh terhadap pasar berjangka ada tapi sedikit. Tidak terlalu signifikan," kata Chief Business Officer PT Bestprofit Futures (BPF) Ani Sofiarni di sela-sela Paparan Kinerja Kuartal III Tahun 2019 PT BPF di Hotel Grand Mercure, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, belum lama ini.

Kendati demikian, kata Ani, potensi perdagangan berjangka pada produk multilateral diprediksi akan semakin prospektif, di tengah tidak stabilnya ekonomi global. Investor diperkirakan banyak memilih produk safe haven untuk investasi jangka panjang yang aman dan menjanjikan.

Kondisi ekonomi global yang masih belum stabil akibat pengaruh perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok justru menarik minat investor berinvestasi pada produk perdagangan berjangka multilateral. Mereka mencari produk investasi yang aman untuk jangka panjang.

"Animo investor ternyata cukup meningkat terhadap produk investasi yang bersifat safe haven, seperti loco gold. Investor memiliki keyakinan bahwa komoditas emas adalah alternatif investasi yang cukup bagus dengan potensi keuntungan yang menjanjikan," jelas Ani.

Sentimen positif atas komoditas emas terus meningkat. Harga emas di perdagangan dunia tercatat terus naik. Harga emas tahun ini tercatat memecahkan rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir. Harga komoditas ini diperkirakan akan semakin menjanjikan dalam beberapa tahun ke depan. Fluktuasi harga emas saat ini, merupakan peluang bagi investor untuk melakukan aksi beli.

"Ini peluang bagus bagi perseroan untuk menaikan volume transaksi agar mencapai target 2019. Apalagi, tahun ini kami mengharapkan pertumbuhan investasi sebesar 35%, dengan pencapaian hingga triwulan III sebesar 26%," ucap Ani.

Transaksi BPF Naik 42,16 Persen

Secara keseluruhan PT BPF membukukan total volume transaksi sebesar 830.395 lot atau naik 42,16 persen pada kuartal III 2019 bila dibandingkan 2018 pada posisi yang sama. Volume transaksi bilateral masih menjadi katalis utama sebesar 757.097 lot atau memberikan kontribusi sebesar 91,17 persen.

"Seluruh pencapaian ini cukup memuaskan. Kami yakin sampai akhir tahun kinerja BPF akan melesat sesuai ekspektasi. Tentunya semua berkat kerja sama dan dukungan dari para karyawan, nasabah, dan stakeholder,” papar Ani.

Berdasarkan data Bursa Berjangka Jakarta, saat ini BPF menempati urutan ke dua teratas dari lima perusahaan pialang berjangka terbesar nasional. Total pangsa pasar BPF mencapai 13,39 persen. Tentunya, catatan prestasi ini tidak akan berhenti hingga menjadi nomor satu di industri perdagangan berjangka komoditi Indonesia.

"Laporan perseroan juga mencatat total nasabah baru hingga September 2019 mencapai 2.076 yang artinya mengalami peningkatan sebesar 26,20 persen dibanding tahun sebelumnya,” ucapnya.

BPF, imbuhnya, akan terus melebarkan ekspansi layanan investasi berjangka di seluruh Indonesia yang kini tersebar di Jakarta, Bandung, Malang, Surabaya, Medan, Pekanbaru, Jambi, Pontianak, dan Banjarmasin. Guna meningkatkan pelayanan, BPF disempurnakan fasilitas layanan Sistem Informasi Transaksi Nasabah (SITNA) dari PT Kliring Berjangka Indonesia dan PT Bursa Berjangka Jakarta.

"Peluang di akhir tahun ini, target di awal sebesar 20 persen untuk total volume transaksi dan jumlah nasabah baru kami yakini akan tercapai seiring ekonomi global yang mulai membaik,” tandasnya. [gan]

Komentar Pembaca
Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 20:09:14

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 , 22:30:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00