Caketum PSSI Ramai-ramai Walk Out Dari Lokasi KLB

Olahraga  SABTU, 02 NOVEMBER 2019 , 13:47:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Caketum PSSI Ramai-ramai Walk Out Dari Lokasi KLB

Foto/net

RMOLJabar. Kongres PSSI kerap diwarnai aksi-aksi kontoversial, tak terkecuali di Kongres Luar Biasa PSSI 2019. Sebanyak enam orang kandidat calon ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang mengikuti KLB secara beramai-ramai menyatakan mundur atau walk out dari acara kongres.

Mereka adalah Fary Djemy Francis, Vijaya Fitriyasa, Yesayas Octavianus, Aven Hinelo, Benny Erwin, Bernard Limbong, dan Sarman El-Hakim.

Di acara kongres yang digelar secara tertutup itu kini hanya ada 3 kandidat Caketum PSSI, mereka adalah Muhammad Iriawan, Rahim Soekasah, dan Arief Putra Wicaksono.

Sementara La Nyalla Matalitti belum tampak hadir dalam acara kongres.

"Alasan mundur, pertama PSSI cenderung tidak transparan," ujar Vijaya Fitriyasa kepada waratawan di lokasi kongres, Hotel Sangri La, Jakarta, Sabtu (2/11).

Selain itu, Benny Erwin yang juga menyatakan walk out lantaran punya alasan tersendiri yaitu hal-ha teknis pemilihan ketua umum PSSI dinilai tidak jelas.

"Yang saya sangsikan dalam kongres ini kenapa saya memilih keluar, penetapan votersnya yang tidak jelas. Jadi yang akan memilih kita bagi saya kurang legitimate," ujar Benny yang juga mewakili ungkapan kekewcewaan rekannya itu.

Hal senada diungkapkan Djemy Fariz, mulanya dia biasa saja lantas menyatakan walk out lantaran ia mengaku diusir oleh Sekjen PSSI Ratu Tisha dari ruang kongres yang digelar tertutup tadi.

"Karena itu, tadi begitu mulai saya mulai interupsi saya ingin menyampaikan kepada Exco dan catatan kami kepada FIFA dilarang, saya didorong-dorong tidak tahu dari mana dorongan itu. Kemudian itu tadi disampaikan Sekjen bilang tidak setuju ya keluar saja, ya sudahlah ya, memang mereka sudah menskenariokan seperti itu ya kita tidak ikut-ikutan deh," ujar Djemy seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL.

"Kami menyatakan tarik diri, tarik diri ya. Ada Yesayas Oktavianus, Sarman el Hakim, Viay, Aven, saya, Benny," imbuhnya menambahkan.[son]

Komentar Pembaca
Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

Dewan Pengawas KPK Jangan Jadi Boneka Kekuasaan

SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 20:09:14

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Pro Asing?

SENIN, 11 NOVEMBER 2019 , 17:50:00

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

Kenapa Wakil Panglima TNI Harus Diaktifkan?

SABTU, 09 NOVEMBER 2019 , 22:30:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00